ITCC KENALKAN PROGRAM KULIAH GRATIS DI CHINA

image

Yayasan Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITCC) memberikan kesempatan bagi pelajar Indonesia yang berkeinginan kuliah gratis di Negeri Tirai Bambu, China. Tahun ini ITCC memberi kesempatan bagi 500 putra-putri Indonesia untuk mengenyam pendidikan di China.   

Koordinator International ITCC, Andre Soe mengatakan bahwa, tahun 2016 sebanyak 350 pelajar se Indonesia telah dikirim ke China. 

“Kuotanya 500, tapi yang mendaftar hanya 350, jadi yang berangkat 350. Dan 36 anak itu dari Papua, 11 anak dari SMA Averos Kota Sorong,”kata Andre kepada Radar Sorong usai mengenalkan program beasiswa di SMA Averos, Rabu (25/1).

Andre membeberkan, sejauh ini ITCC telah bekerja sama dengan delapan Universitas ternama di China, seperti Yangtze University, Hubei University of Science & Technology, Hubei Polytechnic University, Changsha Medical University, dan kampus ternama lainnya. Hampir semua jurusan yang diidam-idamkan hingga yang tak terbesit dibenak pun ada di sana.  

“Selain kedokteran, ada jurusan perminyakan, ilmu kereta api, perkapalan, ekonomi, peternakan, dokter hewan, pertumbuhan, farmasi, dan semuanya itu gratis all free, dari biaya kuliah dan juga asrama,”tutur Andre.

Namun, lanjut Andre ada pengecualian. Untuk jurusan dokter umum dan dokter gigi ada biaya yang harus dibayarkan. Akan tetapi, biaya yang dikeluarkan pun sangat jauh dari standar rata-rata untuk kuliah kedokteran. Selama 6 tahun kuliah kedokteran di China, pelajar hanya perlu menyiapkan uang Rp 215 juta. Jumlah tersebut sudah termasuk biaya praktek, hingga asrama.

“Jadi tidak ada lagi bayar uang praktek ini, itu, tidak ada sudah all in. Kuliah 6 tahun, lulus langsung dapat dua gelar MB.BS (Medicine Bachelor, Bachelor Surgery),”imbuh Andre.  

Untuk persyaratan, kata Andre, bagi pelajar yang berkeinginan menimba ilmu dengan biaya murah bahkan gratis di China tidak sulit. Pertama, telah lulus SMA atau sederajat, memiliki passport, cukup berprestasi dibuktikan dengan nilai raport, rekomendasi dari kepala sekolah, khusus untuk kedokteran nilai minimum pelajaran Biologi dari semester 1 hingga 5 adalah 7,8. Dan tentunya mencapai nilai 400 dalam Test of English as a Foreign Language (TOEFL).  

“Kami butuh 400 TOEFL, itu juga hanya diminta saat mau berangkat ke China. Kami akan bantu, ada training di Surabaya. Jadi 5 sampai 6 bulan sebelum berangkat kami training untuk tingkatkan score, dan itu pasti bisa,”kata Andre yakin.

Andre mengungkapkan, ITCC juga tidak melakukan seleksi secara pribadi. Jika persyaratan telah dipenuhi, pelajar hanya perlu mengirimkan file ke ITCC melalui email. Bagi pelajar yang ingin mengenal ITCC, dapat mengaksesnya di website resminya yaitu itccentre.com. Atau di kantor ITCC yang beralamat di Gedung Graha Pena Jawa Pos, Lt 4 R 1401 A Jalan Achmad Yani 88, Surabaya, telpon 031-8202148.

Andre mengungkapkan, kedatangan pihaknya ke sejumlah SMA dan SMK di Kota dan Kabupaten Sorong adalah untuk mengenalkan program beasiswa ITCC. Ia berharap, progam beasiswa ITCC dapat meningkatkan semangat siswa untuk belajar.   

“Kami tidak mempersulit, hanya kami tentukan siapa cepat dia dapat. Cepat kirim data secara online, dia dapat.  Tidak ada seleksi. Jadi istilahnya orang China gampang, katanya begini, ‘ Orang mau pintar kok ditahan, orang mau sehat kok ditahan,”kata Andre ramah.(ayu)